22 Maret 2011

Web Service Application Distributed


      A. Pengertian distribusi aplikasi 
   Dengan munculnya komputer mini dan komputer pribadi, desentralisasi baik pengolahan dan penyimpanan data menjadi dibutuhkan. Namun, meskipun  pengolahan data dan penyimpanan tidak lagi terpusat, aplikasi logis  masih bisa menjadi aplikasi tunggal, dengan merancang aplikasi sebagai distribusi  aplikasi. Sebuah aplikasi terdistribusi adalah sebuah aplikasi yang pengolahan  mungkin persyaratan lapangan kepuasan oleh komputer fisik ganda, dan data yang  dapat disimpan dalam lokasi fisik, tetapi yang logis fungsi tidak ditentukan oleh topologi fisik yang digunakan untuk mengimplementasikan aplikasi.





B.Alasan menggunakan aplikasi terdistribusi
1.       Biaya mainframe
Salah satu kekuatan pendorong utama adalah biaya mainframe. Tidak hanya  biaya investasi awal di luar jangkauan kebanyakan perusahaan, tetapi memiliki  titik tunggal kegagalan adalah risiko bahwa kebanyakan perusahaan tidak mampu.
2.      Data kepemilikan  
Salah satu faktor penting di balik desentralisasi adalah politik data kepemilikan. Departm Ent, divisi, lokasi geografis, atau situs yang  dimiliki data tidak suka mendelegasikan ponsibility res mengelola mereka  data ke beberapa lokasi pusat lainnya.
3.       Keamanan
Faktor penting lain adalah keamanan.
Untuk sebuah organisasi, biasanya kebanyakan
      data tersebut harus mudah diakses. Namun, data sensitif perusahaan masih
harus dijamin aman. Katering untuk dua persyaratan keamanan yang bersaing adalah
jauh lebih mudah jika data bisa fisik y tersegmentasi.

.  C. Aplikasi terdistribusi sebagai penyedia layanan
                  Dengan munculnya pola desain untuk aplikasi terdistribusi datang sebagai penyedia layanan kesadaran bahwa industri komputer belum mencapai tujuannya dalam reuse. Daripada melihat aplikasi terdistribusi sebagai logis monolitik, menjadi berguna untuk melihat komponen sebuah aplikasi terdistribusi sebagai penyedia jasa untuk aplikasi logis. Konsep fungsi penyebaran diselenggarakan janji reuse. 
                       Pengembang bisa menggunakan masing-masing set terdistribusi fungsionalitas sebagai sebuah blok bangunan untuk aplikasi jauh lebih besar. Ada  masalah yang signifikan dalam mencapai jenis ini digunakan kembali. Sebagian dari masalah ini kemudian dibahas dalam modul ini, ketika berbagai arsitektur dan teknologi yang digunakan untuk mengimplementasikan aplikasi terdistribusi dijelaskan.

D. RPC-based Architectures
RPC adalah sebuah metode yang memungkinkan kita untuk mengakses sebuah prosedur atau fungsi dari computer lain.
RPC menyediakan :
1.    Location Transparency
Programmer tidak harus mengetahui lokasi service providernya.
2.    A Familiar programming model
Kebanyakan programmer dibiasakan untuk menggunakan beberapa procedure call

1 komentar:

Septian at 22 Maret 2011 pukul 15.58 mengatakan...

Repost gan!!!

Posting Komentar

 
© 2011 Brankas Tugas | Except as noted, this content is licensed under Creative Commons Attribution 2.5.
For details and restrictions, see the Content License | Recode by Ardhiansyam | Based on Android Developers Blog